
Ceritanya begini:
Sekitar tahun 1999, si mbok saya mengalami luka kecil dibagian bawah kaki kanannya seperti bisul tetapi kalo dipegang terasa keras (kata orang jawa "bubulen"). Awalnya keluarga tidak menyadari kalo beliau mengidap penyakit kencing manis. Setelah berjalan agak lama luka tersebut semakin membengkak dan muncul lobang kecil, kemudian pada bagian tungkai bawah kakinya juga mulai berwarna kehitam-hitaman. Yang paling parah dari perkembangan luka itu sampai sel-sel kulit bagian bawah kaki berwarna hitam (menjadi sel yang mati). Ujung-ujung jarinya juga mulai berwarna hitam dan kaku.

berikut ini ulasan Terapi yang pernah dijalani....
Tips Penyembuhan Luka Akibat Kencing Manis Menggunakan Ketela Pohon Mukibat (Pandesi)
Mungkin ini adalah hal baru bagi anda yang baru membaca artikel ini.
Kasiat ketela pohon mukibat (pandesi) sudah dibuktikan bisa menyembuhkan luka pada penderita kencing manis. Setelah menjalani terapi sekitar 1 tahun luka yang parah busa sembuh dan menutup kembali. Akan tetapi ini adalah media saja, dalam menjalani terapi penderita perlu memerhatikan faktor penunjang berikut dibawah ini:
- Perhatikan Pola Hidup Anda
- Menjaga Pola Makan (Diet)
- Sering Konsultasi ke Dokter (terapi medis)
- Melatih Kesabaran dan Ketekunan
- Senantiasa berdoa dan berserah diri serta mohon petunjuk kepada Illahi Yang Maha Suci.
Cara Terapi dapat dilakukan sebagai berikut :
BAHAN YANG DIBUTUHKAN :
1. Ambil Sepotong Ketela Pohon Mukibat (Pandesi), takaran disesuaikan dengan seberapa besarnya luka.
2. Ambil beberapa siung KUNIR, dalam hal ini kunir digunkan sebagai Antiseptik Herbal.
3. Rivanol, untuk membersihkan luka. Dapat juga dilakukan dengan air masak atau aqua.
4. Siapkan Pembalut (Perban).
CARA MENGOLAH RAMUAN HERBAL :
1. Ketela Pohon diparut, tetapi jangan dibuang airnya dan tidak perlu dicampur air.
2. Parut juga KUNIR, campur hingga merata.
PROSES PENGOBATAN :
1. Bersihkan luka dengan pembersih luka (RIVANOL) atau Air Masak atau Aqua.
2. Tempelkan hingga merata menutupi luka ramuan yang sudah dibuat dari parutan
KETELA POHON dan KUNIR.
3. Balut dengan perban.
4. Hindari terkena air saat mandi atau saat beraktifitas lainya.
Terapi ini perlu kesabaran dalam menjalaninya. Dan saat ini si Mbok Kakinya sudah sembuh, hanya saja tinggal Jempol kaki aja yang tersisa. Kulitnya kembali normal.
saat tulisan ini saya buat, masih belum bisa menyertakan Foto Kaki si Mbok saat ini. Ntar kalo saya udah mudik gua Jepretnya untuk di tampilkan disini.
Agar dapat menjadi Motovasi..............dan para pembaca yang kebetulan juga menderita kencing manis (diabetes militus) menjadi lebih SEMANGAT.......karena SEMANGAT itu perlu...dan menjadi kebutuhan dalam PERJUANGAN HIDUP, ....Berjuanglah untuk HIDUP, dan Isilah Hidup ini dengan kebaikan.
Dan yang terpenting...Semua hanya Kepada ALLAH tertuju.
Alhamdulilah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar